BismiLlah. Alhamdu liLlah.
Segala puji hanya milik Allah, sang Pencipta yang Maha Pengasih dan Maha Bijaksana. Sholawat dan salam semoga tetap terlimpahkan ke haribaan baginda Nabi Muhammad SAW, yang telah menebarkan peradaban yang beradab bagi umat manusia; dan semoga terlimpahkan kepada para sahabat dan pengikutnya. . .
Blog ini, sebagaimana jelas terpampang, saya beri judul Catatan Peradaban. Tentu saja, nama itu sangat muluk-muluk. Bukan saja karena mutu keilmuan saya yang masih rendah, namun juga karena kapasitas blog itu sendiri yang tak lebih dari sekedar ‘sebuah eksemplar buku dengan lembaran-lembaran dan catatan-catatan’. Maksud saya, blog hanyalah blog, yang terlalu kerdil untuk menjalankan misi besar mencatati peradaban. Oleh karena itu, saya berharap pembaca tidak kecewa atau justru malah merasa dibohongi.
Yang jelas, Catatan Peradaban lahir dari semangat untuk belajar, membaca dan menulis tanpa henti; dan digerakkan oleh sebuah lokomotif zaman yang serba dinamis. Dia adalah tempat saya menuangkan sebagian pengalaman dan curahan ‘ilmiah’ hati saya, yang saya harapkan bisa turut menyumbang koleksi positif mbah Google, dkk.
Dengan demikian, Catatan Peradaban bukanlah guru. Dia boleh jadi hanya semangkuk es di belantara haus dan dahaga, atau secangkir kopi panas di malam dingin yang membuat mata mengantuk. Kita sama-sama belajar. Tidak secuilpun yang sempurna di dunia ini, selain Sang Pencipta kesempurnaan. Catatan Peradaban tentu bukan pengecualian. Oleh karena itu, saya sangat mengharapkan koreksi, kritik dan saran yang membangun.
Yuk, kita belajar. . .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar